Warta Sejarah

4 Tokoh Legenda Asia Tenggara Menjadi Hero di Mobile Legends

Saat ini sudah ada lebih dari 7 juta orang yang menggunakan game Mobile Legends. Game ini benar-benar booming dikalangan anak-anak hingga orang dewasa. Permainan yang biasa dimainkan di smartphone ini juga tidak memandang gender.

Baik laki-laki maupun perempuan gemar memainkan Mobile Legends, bahkan game ini mendapatkan rating 4,4 di Google Play. Dikenal dengan nama Mobile Legends: Bang Bang, adalah sebuah permainan piranti bergerak berjenis MOBA yang dikembangkan dan diterbitkan oleh Moonton. Jadi game ini juga memungkinkan pemainnya berinteraksi dengan pemain lain.

Indonesia saat ini menjadi pasar terbesar Mobile Legends di antara negara lain. Jadi, perlu bagi pihak pengembang memberikan apresiasi berupa penciptaan hero lokal yang kental dengan budaya khas Indonesia, selain hero dari Indonesia, ada juga beberapa hero yang berasal dari mitologi-mitologi negara lain di Asia Tenggara. Hingga saat ini total ada empat hero yang berasal dari Asia Tenggara, berikut ini keempat tokoh mitologi tersebut:

1. Gatotkaca

Gatotkaca
Gatotkaca

Gatotkaca adalah seorang tokoh dalam wiracarita Mahabharata, putra Bimasena (Bima) atau Wrekodara dari keluarga Pandawa. Ibunya bernama Hidimbi (Arimbi), berasal dari bangsa rakshasa. Gatotkaca dikisahkan memiliki kekuatan luar biasa. Dalam perang besar di Kurukshetra, ia menewaskan banyak sekutu Korawa sebelum akhirnya gugur di tangan Karna.

Di Indonesia, Gatotkaca menjadi tokoh pewayangan yang sangat populer. Misalnya dalam pewayangan Jawa, ia dikenal dengan sebutan Gatotkoco (bahasa Jawa: Gathotkaca). Kesaktiannya dikisahkan luar biasa, antara lain mampu terbang di angkasa tanpa menggunakan sayap, serta terkenal dengan julukan “otot kawat tulang besi.”

2. Nyai Roro Kidul

Nyai Roro Kidul
Nyai Roro Kidul

Nyai Roro Kidul adalah sesosok roh atau dewi legendaris Indonesia yang sangat populer di kalangan masyarakat Pulau Jawa dan Bali. Tokoh ini dikenal sebagai Ratu Laut Selatan (Samudra Hindia) dan secara umum disamakan dengan Kanjeng Ratu Kidul, meskipun beberapa kalangan sebenarnya keduanya berbeda.

Dalam mitologi Jawa, Kanjeng Ratu Kidul merupakan ciptaan dari Dewa Kaping Teluyang mengisi alam kehidupan sebagai Dewi Padi (Dewi Sri) dan dewi alam yang lain. Sedangkan Nyai Rara Kidul mulanya merupakan putri Kerajaan Sunda yang diusir ayahnya karena ulah ibu tirinya. Dalam perkembangannya, masyarakat cenderung menyamakan Nyai Rara Kidul dengan Kanjeng Ratu Kidul, meskipun dalam kepercayaan Kejawen, Nyai Rara Kidul adalah bawahan setia Kanjeng Ratu Kidul.

Kedudukan Nyai Loro Kidul sebagai Ratu Lelembut tanah Jawa menjadi motif populer dalam cerita rakyat dan mitologi, selain juga dihubungkan dengan kecantikan putri-putri Sunda.

3. Badang

Badang
Badang

hampir rata-rata orang Melayu, Aceh, Medan dan Riau Kepulauan di selat Singapura serta semenanjung Malaysia tahu Legenda Badang. Kisah ini bersifat mitos namun beberapa lokasi alur ceritanya adalah tempat yang nyata.

Badang adalah seorang tokoh legendaris yang memiliki tenaga yang sangat kuat dari Melayu, ia aktif di pelataran Raja Sri Rana Wikrama dari Kerajaan Singapura. Ia dikaitkan dengan beberapa lokasi geografis dan artefak sejarah, terutama Singapore Stone.

Catatan tertulis dari legenda Si Badang ditemukan dalam Sejarah Melayu, koleksi penting cerita rakyat yang dituturkan secara lisan dari tanah Melayu. Ada banyak versi cerita legenda Badang karena sifat ceritanya yang dituturkan secara lisan, dan penggunaannya yang populer dalam cerita anak-anak.

4. Lapu-Lapu

Lapu-Lapu
Lapu-Lapu

Lapu-Lapu adalah seorang datu atau kepala suku dari pulau Mactan di Filipina yang diperkirakan memerintah pada tahun 1491-1542. Ia dikenal sebagai orang Filipina pertama yang menentang pengaruh kolonial Spanyol, dan kini dianggap sebagai pahlawan nasional Filipina yang pertama.

Pada pagi hari tanggal 27 April 1521, Lapu-Lapu bersama rakyat pulau Mactan, dengan bersenjata tombak dan kampilan (sejenis parang) berperang menghadapi tentara Spanyol yang dipimpin oleh kapten Ferdinand Magellan. Dalam pertempuran yang dikenal sebagai Pertempuran Mactan tersebut, Magellan dan beberapa anak buahnya terbunuh.

Sebagai penghormatan atas keberaniannya, rakyat Cebuano mendirikan patung Lapu-Lapu dan mengganti nama kota Opon di Cebu menjadi Kota Lapu-Lapu.

Itulah keempat tokoh legenda asal Asia Tenggara yang menjadi hero di permainan Mobile Legends. Jadi, yang mana hero favoritmu?

Tuliskan Komentar